Doctor’s Note: Menyamarkan Bercak Putih

Kulit putih Raffa, 13, terlihat belang. Ada bercak-bercak putih di sejumlah area di wajahnya. Ini yang sering disebut pityriasis alba (dalam bahasa Jawa sering disebut “trathak”). Makin kentara bila terjadi pada kulit lebih gelap.

 

Pityriasis alba merupakan kondisi yang paling sering ditemukan pada anak-anak usia pra-remaja, biasanya menyerang kepala dan leher.

Image result for pityriasis alba

Penyebab pasti sampai saat ini belum diketahui. Biasanya dikaitkan dengan adanya kondisi dermatitis atopi, bahkan sebagian ahli mengatakan pityriasis alba merupakan manifestasi ringan dari dermatitis atopi.  

 

Dermatitis atopi adalah kelainan kulit yang sering terjadi pada bayi dan anak, yang biasa ditandai oleh rasa gatal, distribusi lesi yang khas, dan penyakit sering kambuh. Dermatitis atopi ini penyebabnya adalah multifaktorial, termasuk di antaranya faktor genetik, emosi, trauma, keringat, dan faktor imunologis.

Image result for matahari

Paparan sinar matahari yang berlebih dan tanpa penggunaan tabir surya, serta kebiasaan sering membasuh muka, mandi dengan air hangat atau panas– berhubungan erat dengan terjadinya pytiriasis alba.

Image result for pityriasis alba

Manifestasi klinis pytiarisis alba berupa lesi awal berwarna pink dengan tepi yang meninggi. Lesi ini akan memudar dalam waktu beberapa minggu menjadi lebih putih dan ditutupi sisik halus.

Dengan berjalannya waktu sisik halus akan menghilang, namun lesi putih (hipopigmentasi) akan menetap hingga beberapa bulan sampai beberapa tahun.

Kondisi ini sebenarnya bisa membaik dengan sendirinya. Tapi untuk membantu melembabkan kulit, Esther House of Beauty menganjurkan perawatan Face Bio Herbal. Perawatan dengan bahan herbal ini akan membantu menutrisi kulit.  

Bio Herbal

Untuk perawatan di rumah dapat dilakukan dengan Antioxidant Gel atau  Hydratant Lotion. Keduanya mengandung nutrisi tinggi sehingga cukup mengatasi kondisi kulit yang kering.

 

Apakah bercak itu bisa muncul lagi? Setelah menghilang, kondisi serupa bisa timbul kembali. Karena itu, untuk pencegahannya, kurangi paparan sinar matahari, gunakan tabir surya, mengurangi frekuensi mencuci muka, maupun kebiasaan mandi dengan air hangat. *

 

 

 

*dr Desy Hinda Pramita SpKK

Esther House of Beauty, Surabaya

 

Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *